Postingan

Review Setengah Bulan (30 Hari Bercerita)

Gambar
Bagaimana rasanya? Menyenangkaaannn....Nggak terasa sudah setengah bulan di Januari ini. Awal yang baik. Yuk, saatnya review agar dapat direfleksikan (duh, pijet kali ah). Cekidot...👇
Hari ke:
1. Awal tahun nostalgia bersama puisi lamaku, "ikhlas".
2. Jemu menunggu steak KW yang mewah di lidah. No problemo, ada ludo pengisi kekosongan perut sebelum menu tiba.
3. Es krim waffle, si penawar rindu.
4. Rumah Sakit VS Hotel.
5. Aktivitas "pelakon tulang punggung" yang super sibuk di pagi hari.
6. Ekspektasi, Kenyataan, dan Me Time.
7. Sambal Gandaria.
8. Sahabat Taat, Sahabat Sesurga.
9. Salad, Made in Indonesia.
10. Kena deh?!
11. Hartaku di Harian.
12. Cerita Kota, Cerita Kita.
13. Bisbul, si buah langka.
14. Kalender Darurat.
15. A letter to my self.
Yeeaay, oh my Allah. Ahamdulillah terima kasih walau "agak" ngos-ngosan. Karena dibalik bermedsos ada perjuangan yang amazing. Thank's supportnya my love, sudah mengizinkan berpassion. Dan... thank's too untuk warga di…

22 November, Kimchi Day atau Perayaan Kimchi

Gambar
22 November, bertepatan dengan Kimchi Day  atau Perayaan Kimchi di Korea 🎊

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah. Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae yang berarti "sayuran yang direndam."

Kimchi pertama kali ditemukan di Korea sekitar 2.600-3.000 tahun yang lalu. Pada Abad ke-18, untuk pertama kalinya Kimchi difermentasi dengan menggunakan bumbu pedas. Karena merupakan resep tradisional, ada ratusan jenis kimchi yang berbeda di berbagai daerah.


Sumber:
#laman#wikipedia#kompascom#googledoodle#kimchiday#221117

Indahnya Berbagi Kebaikan bersama Bento Ramadan HokBen

Gambar
Haiii Sahabat Edu, bagaimana puasa hari ini? Mudah-mudahan tetap semangat ya. Semoga diberi kesehatan dan kelancaran beribadah di bulan penuh berkah ini. Aamiin... By the way, anyway, busway... Ada suguhan spesial dan berkualitas khas bento loh. Penasaran? Yuk langsung disimak menu baru dari HokBen.
Suguhan spesial dan berkualitas khas bento, menjadi kenikmatan lengkap saat berbuka.
Memasuki bulan Ramadan, HokBen kembali menghadirkan menu Bento Ramadan, paket makanan yang lengkap, sehat, dan berkualitas. Paket khusus Ramadan ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen HokBen - pelopor makanan bergaya Jepang di Indonesia - untuk senantiasa memanjakan lidah pelanggan setianya. Enam pilihan paket yang terdiri atas Bento Ramadan 1 & 2 dan Bento Ramadan ABCD, kenikmatan berbuka puasa menjadi lebih lengkap.
“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan menu Bento Ramadan bagi seluruh pelanggan setia HokBen dibulan perayaan penuh berkah ini. Kenikmatan dari enam paket menu Ramadan lengkap dengan …

Balon Kebahagiaan

Gambar
Alhamdulillah cuaca terik tapi sedikit mendung. Tak apa, semangatku masih berkobar disela-sela mengawas 😎 hihi... Picture yang sungguh kebetulan, balon sederhana berwarna merah pas dengan icon. Perlambang keberanian nan seksi (aw...).
Bicara tentang balon, jadi teringat sahabat saya yang tengah menghadiri seminar. Acara dihadiri sekitar 50 peserta. Tiba-tiba sang motivator berhenti menyampaikan materi, lalu mulai memberi balon kepada tiap peserta.
Para peserta diminta menulis namanya pada balon menggunakan spidol. Balon-balon tersebut dikumpulkan dan dimasukkan ke ruangan lain. Kemudian, semua peserta masuk ke ruangan penuh balon. Lalu diminta menemukan namanya.
Waktu yang diberikan hanya 5 menit.
Semua orang panik mencari nama mereka.
Bertabrakan satu sama lain, mendorong dan berebut dengan orang di sekitarnya. Sehingga terjadi kekacauan.
Waktu 5 menit usai, tetapi tidak seorangpun dapat menemukan balon dengan nama masing-masing.
Motivator meminta mereka mengambil sembarang balon dengan ac…

Sharing yang berujung cerita, Si Anak Tukang Kayu.

Gambar
Alkisah, sebutlah Anak Tukang Kayu.
Ia ditugaskan menjaga makam ayahnya.
Tanah merah, masih basah.
Tiga hari menjelang,
sang anak berjumpa dengan malaikat.
Ia terkejut, namun tak dapat mengelak.
Sang malaikat bertanya, "Sedang apa?"
Anak Tukang Kayu pucat pasi,
"Me... nung... gu... Emm... Ayyaa... hhh..."
Gemetarlah ia, dari kaki hingga gigi.

Malaikat itu menghampiri kembali,
terlihat sorot kemilau dari pantulan cahaya.
Anak tukang kayu memicingkan mata.

"Apa yang kau punya?" tanya Malaikat.
"Aku hanya punya ini."Seraya menyodorkan kapak usang.
"Ini yang kau punya?? Hanya ini?"
"Ya, hanya ini peninggalan ayahku."
"Untuk apa kapak itu?"
"Untuk menebang pohon, memilahnya, lalu dijual, sisa rantingnya aku kumpulkan untuk alat perapian." ujarnya.
"Tak perlu sombong, hanya kapak usang. Apa yang bisa kau perbuat hingga kapak itu bermanfaat?"

Anak Tukang Kayu pun tertegun, hingga cahaya itu memudar dan keadaan kembali guli…

A Letter to My Self

Gambar
Kali kedua bergulat dengan tema. Senyum manis dulu 😊 Rasanya tak mampu mengapresiasi diri,  terkadang menilai tak se-objektif mengenal.
Baiklah. Bagaimana jika Sang Pencipta tidak menghendaki lagi?  Ia sibukkan dengan urusan dunia, urusan anak-anak,  urusan karir, dan urusan menjalankan perniagaan?
Alangkah merugi sebab semua akan ditinggalkan, jelas tidak dibawa mati.  Tujuan kita diciptakan adalah untuk beramal, beribadah,  dan menyembah kepada Allah.
Mungkin kita cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita  dari segi gaji, pangkat, harta, jabatan, rumah besar, atau mobil mewah.  Mengapa kita tidak pernah cemburu  melihat ilmu agama orang lain dalam ketaatan?
Apakah pernah cemburu melihat mereka lebih banyak amalannya?  Tidak kah cemburu melihat orang lain qiyammul lail dan bermunajat kepada Allah. Jarang kita cemburu melihat mereka khatam AlQuran.  Jarang cemburu melihat mualaf yang paham isi AlQuran.  Jarang cemburu melihat mereka menegakkan akidah  dan jihad di jalan Allah.
Sungguh, panggil…